Anak mana dengan komorbiditas yang perlu diprioritaskan untuk oseltamivir saat musim influenza? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P8Y994399NKN3J55G86SYZ
Berikan oseltamivir sedini mungkin pada anak dengan asma dan gejala influenza sedang saat musim influenza; status sudah divaksin influenza tahun ini tidak menghilangkan indikasi prioritas terapi antivirus bila anak termasuk kelompok berisiko tinggi komplikasi. Jangan menunda hanya karena vaksinasi sudah lengkap. - Anak
Bagaimana membedakan influenza dari demam berdarah dengue pada anak yang datang dengan demam dan mialgia? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P8XQR7J0R8DFRV8MZDNFBB
Fokuskan anamnesis, fase penyakit, dan pemeriksaan dasar hari ini; pada anak dengan demam + mialgia tanpa perdarahan spontan, influenza lebih mengarah bila ada gejala respiratori, sedangkan dengue lebih mengarah bila ada mual/muntah, ruam, nyeri perut, leukopenia, atau trombosit turun. Jangan memakai ada/tidaknya mimis
Bagaimana menyiapkan action plan asma untuk keluarga menjelang musim kabut asap tahunan? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9AFGK8JNB08ZC1ZSV4RMT
Siapkan written asthma action plan keluarga sekarang, dan jangan menunggu serangan pertama saat kabut asap datang. Untuk anak dengan riwayat asma tetapi tidak ada inhaler/obat darurat di rumah, prioritasnya adalah konsultasi sebelum musim asap untuk menilai kontrol, memastikan diagnosis/fenotipe, dan mengupayakan keter
Peran ipratropium bromide kapan tepat ditambahkan pada eksaserbasi asma anak sedang-berat? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9DB22P6TSG6SHJ9R5SST4
Tambahkan ipratropium bromide lebih awal pada eksaserbasi asma anak sedang–berat bila respons terhadap SABA inhalasi/nebulisasi awal tidak adekuat; jangan dipakai rutin pada serangan ringan. Peran utamanya adalah sebagai tambahan ke salbutamol, terutama di IGD/rujukan, untuk menurunkan risiko rawat inap pada kasus yang
Berapa interval minimal antara dua dosis MMR pada anak yang menjalani catch-up? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9JJKDQ1RW3YZ4FRFESDMD
Berikan dosis kedua MMR dengan interval minimal 28 hari (4 minggu) dari dosis pertama pada anak yang menjalani catch-up. Jangan menunggu sampai usia sekolah bila tujuan Anda hanya melengkapi 2 dosis. - Minimal interval antara 2 dosis MMR adalah 28 hari. Ini berlaku untuk jadwal catch-up pada anak yang belum lengkap imu
Bagaimana menyikapi anak dengan pajanan campak yang riwayat vaksinasinya tidak terdokumentasi? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9MEXDMAGPBY32BD2STX2V
Rujuk gawat darurat segera hari ini. Jangan fokus pada status pajanan campak terlebih dahulu bila anak usia 1–5 tahun saat ini sudah sesak atau kejang; stabilisasi ABC, isolasi droplet/airborne bila campak masih mungkin, lalu nilai penyebab gawat napas/kejang sebagai prioritas. - Sesak sedang–berat, retraksi, sianosis,
Bagaimana memplot dan menginterpretasi BMI-for-age untuk menentukan overweight versus obesitas pada anak? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9SNBV8VDHTV921N0R2MQH
Hitung IMT lalu plot pada kurva IMT menurut umur dan jenis kelamin; klasifikasikan sebagai overweight bila z-score IMT/U +1 SD sampai +2 SD dan obesitas bila +2 SD untuk anak usia 5–18 tahun. Jangan gunakan cut-off IMT dewasa pada anak; interpretasi harus selalu menurut umur dan jenis kelamin. - Hitung IMT = berat bada
Bagaimana menilai risiko defisiensi zat besi pada toddler dengan asupan susu tinggi dan diet selektif? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9T7ZCBKEAX3V6YR7HKSJN
Lakukan stratifikasi risiko + skrining laboratorium terarah pada kunjungan ini. Risiko defisiensi zat besi pada toddler ini minimal sedang dan dapat dianggap lebih tinggi bila riwayat BBLR/prematur jelas, meski belum ada gejala klinis. - Defisiensi zat besi subklinis tetap mungkin walau tanpa pucat/letargi, karena geja
Warning signs apa yang mengharuskan rawat inap pada anak dengue yang dinilai di layanan primer? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2P9YW0YC3QPJ2F3R6ABTVS1
Rawat inap/rujuk ke RS hari ini bila ada warning signs dengue atau tanda kebocoran plasma/perburukan klinis. Jangan observasi rawat jalan bila anak masuk fase kritis, sulit minum, tampak syok, atau ada perdarahan spontan. - Setiap warning sign pada anak dengue adalah alasan rawat inap/rujuk RS (Grup B) menurut pedoman
Bagaimana mengenali tanda overload cairan pada anak dengue setelah resusitasi dimulai? https://share.id.joindx.ai/search/share?sid=01M2PA0HKP0DNWNK36B0FBM66G
Kenali sebagai kemungkinan fluid overload bila setelah fase resusitasi dan saat cairan rumatan anak dengue mulai timbul rales/ronki basah paru dan edema, terutama bila perfusi sudah membaik tetapi tanda kongesti justru muncul. Pada dengue, ini paling sering berarti cairan intravena sudah berlebih atau masih diteruskan